Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 November 2015 0 komentar

Miraikan Museum: When you see the future

Pernah merasa diri tertinggal jauh dari kemajuan peradaban? Pernah dikepung atmosfer yang menghembuskan nafas kecanggihan otak manusia? Yups, di museum yang terletak di Tokyo ini kita akan merasakan hal-hal yang menunjukan betapa majunya penemuan di Jepang dengan berbagai robot yang kini sudah dikembangkan. Februari lalu, aku dan 26 teman lainnya dari grup D Jenesys 2.0 Indonesia mendapat kesempatan menghirup peradaban masa depan ini.

Oke nih aku jelasin, Miraikan Museum a.k.a National Museum of Emerging Science and Innovation adalah sebuah museum yang berisi banyak penemuan dan robot-robot yang dikembangkan di Jepang dan asli dibuat oleh orang Jepang sendiri. Bangunan yang menaungi museum ini berarsitektur sangat futuristik, didominasi warna abu dan silver yang menambah kesan futuristik. 
Gedung Miraikan Museum
(sumber: Japan National Tourism Organization)


Untuk memasuki dan merasakan atmosfer masa depan disini kita membutuhkan kocek ¥620 untuk orang dewasa dan ¥210 untuk kamu yang masih dibawah 18 tahun, tapi kalau masuk secara berkelompok kita bisa dapet harga yang lebih murah loh. Museum ini beroperasi pukul 10.00-17.00 tapi aku pastiin ketika kamu kesini, satu jam tidak akan cukup memuaskan rasa penasaran buat ngobrak-ngabrik ni museum kece. Museum ini akan menjembatani jarak antara scientist dan masyarakat awam, dan mengakrabkan masyarakat dengan berbagai penemuan Jepang secara menyenangkan.

Begitu menginjak pintu masuk di lantai bawah kamu tidak akan melihat sesuatu yang special selain gedung tinggi yang berdinding kaca. Tapi setelah naik escalator ke lantai atas, you have to be ready to see the real future in front of your nose! WOW OH MY GOSH disisi kiri pintu masuk lantai atas kamu akan disambut oleh sebuah robot android. Jangan kira robot android ini adalah robot berbentuk smartphone yang biasa kamu pake maen Duel Otak ya. Robot android adalah robot yang udah mirip banget sama manusia dengan kulit sintetisnya yang halus, kedipan matanya yang mirip banget manusia, sampe bisa memiringkan kepala dan ngomong loh!
Robot Android
(sumber: Dokumentasi Pribadi)


Lanjut ke Geo-Cosmos, adalah sebuah globe raksasa terbuat dari layar LED 10 juta pixel yang bisa diputarkan video dan video yang dibutar di permukaan globe ini menghasilkan ilusi yang apik ketika kita memandangnya. Biasanya di depan Geo-Cosmos ini ada sebuah stage yang biasa digunakan jika ada presentasi robot atau hal lain. Di museum ini ada juga simulasi kapal selam dimana ketika kita masuk ke wahana itu, maka kita seperti ada dalam laut yang dalam. Kebanyakan benda yang disimpan di museum ini adalah benda dan penemuan yang interaktif sehingga kita tidak hanya bisa melihat tapi langsung merasakan bagaimana menggunakan penemuan itu.
Geo-Cosmos
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Last, sebelum Grup D Jenesys harus pulang dari museum ini kami disuguhkan sebuah pertunjukan dari Asimo si robot kebanggaan Honda ini. Ada banyak perkembangan dari robot pintar ini, kini Ashimo bisa melompat, menari dan bernyanyi yang dulunya hanya bisa berjalan. Ratusan pengunjung berkumpul untuk menikmati hiburan dari Asimo ini.

Asimo Robot
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

What a great museum, from this spot they proved that Japan is the real high quality inventor! Hope you can visit this museum at the future J Oh ya, here I gave the official PV of this museum. Please click this link





Minggu, 26 Juli 2015 0 komentar

Sekilat Jepang dan Tokyo

JEPANG. J-E-P-A-N-G!!!

Mungkin negara ini adalah negara yang sekarang sedang bersarang dipikiran banyak orang termasuk aku dan kamu. Apapun tujuan kita, mau jalan-jalan, belajar, hidup, penasaran, atau cuma sekedar nyari jodoh…. Percayalah kita bisa menginjakkan kaki disana bahkan mungkin dengan jalan yang sebelumnya tidak kita recanakan.
Februari 2015 lalu, kakiku berhasil mencium bau tanah Jepang termasuk Narita, Tokyo, dan Ehime melalui program pertukaran pemuda Jepang-ASEAN yang namanya sudah mulai ngehits, namanya JENESYS 2.0.
So disini, aku mau berbagi memori tentang Jepang dan Jenesys.



Kalau kamu melihat peta dunia dan melihat sebuah negara di timur Asia yang pulau-pulaunya membentuk garis hampir vertikal, itu namanya Jepang. Sebuah negara yang memiliki Perdana Menteri kece bernama Shinzo Abe ini, kebanyakan daratannya berbentuk pegunungan, makanya banyak bukit seperti bukit yang sering dinaiki Nobita dkk di kartun Doraemon di ibukota-ibukota prefekturnya (sebutan provinsi di Jepang).

Ghost at School

Oh ya, sebenernya aku mau berterima kasih banget sama negara ini karena produksi animenya sudah menghiasi masa kecilku bahkan sampai sekarang, macem Doraemon, Hunter X Hunter, Ghost at School, Inuyasha, Ninja Hatori, Hamtaro dll. Yups! Selain terkenal dengan anime, negara yang kental dengan pemikiran Konfusianis ini juga terkenal dengan budaya, high technology, dan ilmu sains yang maju di Asia bahkan Asia, dan yups! Kemajuan ini semua dimulai dari Restorasi Meiji. Walaupun ya… sekarang ekonomi, industri hiburan dan pariwisata Jepang sedang bersaing ketat dengan Korea yang 5 tahun terakhir udah mengeluarkan jurus Korea Wave-nya melalui boyband, serial drama, dan film-filmnya yang hits juara, ini salah satu alasan Jepang bikin program macam Jenesys 2.0 dan memasifkan kerjasama pariwisata dengan Indonesia.
Jepang memiliki pulau-pulau besar bernama Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku (Ehime ada disini) dan Kyushu.



Ibukotanya adalah Tokyo yang menjadi pusat ekonomi, informasi dan pemerintahan. Di hari pertama program Jenesys 2.0, waktu perjalanan dari Narita International Airport ke hotel East 21, aku ga banyak ngeliat gedung-gedung dengan warna cheerful atau warna terang karena kebanyakan gedungnya berwarna abu, coklat atau warna gloomy lain.



Dengan jumlah penduduk sebanyak 12.758.000 jiwa dengan 606.532 jiwa diantaranya adalah mahasiswa yang tersebar di 132 perguruan tinggi, Tokyo merupakan kota yang terhitung sangat padat di Jepang. Padahal ketika berkeliling Tokyo suasanya tenang banget, jauh dengan Bandung yang rame banget.
Jepang dengan segala keajaibannya dan tempat yang baik untuk kuliah maupun bekerja telah menghipnotis banyak orang didunia untuk bermimpi tinggal ini, termasuk aku. Untuk kuliah, Jepang memiliki fasilitas yang lengkap dan berkualitas untuk menunjang kegiatan penelitian kita. Selain itu, bekerja dan belajar di Jepang akan memberikan kita atmosfer yang sangat berbeda pada kita karena etos kerja yang super duper tinggi disana.

Ketika ke Jepang, selain mempersiapkan barang bawaan, uang, dan mental, kita juga harus mempersiapkan pengetahuan budaya kita soal Jepang mulai dari cara mereka memandang sesuatu, menyukai sesuatu, atau cara hidup mereka. Next episode aku bakal kasih tau soal ini deh ya.

 
;